Tentu, mari kita bahas dunia MOBA di luar dominasi Dota 2 dan League of Legends.
Menjelajahi Alam Semesta MOBA: Alternatif Seru Selain Dota 2 & LoL
Pembukaan
Dunia game Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) didominasi oleh dua raksasa: Dota 2 dan League of Legends (LoL). Keduanya telah membentuk lanskap kompetitif dan rekreasi, memikat jutaan pemain di seluruh dunia. Namun, di luar bayang-bayang raksasa ini, terdapat ekosistem MOBA yang kaya dan beragam, menawarkan pengalaman unik, mekanik inovatif, dan komunitas yang bersemangat. Artikel ini akan membawa Anda menjelajahi alternatif MOBA terbaik, memberikan wawasan tentang apa yang membuat mereka menonjol, dan mengapa mereka layak mendapatkan perhatian Anda.
Isi
1. Mengapa Mencari Alternatif MOBA?
Meskipun Dota 2 dan LoL menawarkan pengalaman bermain yang mendalam dan terus berkembang, ada beberapa alasan mengapa pemain mungkin mencari alternatif:
- Kurva Pembelajaran yang Curam: Dota 2, khususnya, dikenal karena kompleksitasnya. Banyak pemain baru merasa kewalahan oleh banyaknya hero, item, dan mekanik permainan yang rumit.
- Komunitas yang Toxic: Sayangnya, beberapa komunitas MOBA, termasuk Dota 2 dan LoL, dapat menjadi tempat yang tidak ramah bagi pemain baru atau mereka yang tidak terbiasa dengan meta permainan.
- Keinginan untuk Inovasi: Beberapa pemain mungkin mencari game MOBA yang menawarkan mekanik baru, mode permainan yang berbeda, atau pendekatan yang unik untuk genre ini.
- Preferensi Gaya Visual: Gaya visual Dota 2 dan LoL tidak cocok untuk semua orang. Beberapa pemain mungkin lebih menyukai estetika yang berbeda.
2. Pilihan MOBA Alternatif Terbaik
Berikut adalah beberapa game MOBA alternatif yang layak untuk dicoba:
-
Heroes of the Storm (HotS)
- Konsep Unik: HotS berbeda dari MOBA tradisional dengan fokusnya pada kerja tim dan objektif peta. Tidak ada sistem item individu; alih-alih, pemain naik level bersama sebagai tim dan membuka talenta yang memengaruhi kemampuan hero mereka.
- Hero dari Berbagai Alam Semesta Blizzard: HotS menampilkan hero dari berbagai waralaba Blizzard, termasuk Warcraft, Diablo, dan StarCraft. Ini menarik bagi penggemar game-game tersebut.
- Peta yang Bervariasi: Setiap peta di HotS memiliki objektif unik yang mendorong pemain untuk berinteraksi satu sama lain dan dengan lingkungan.
- Kutipan: "Heroes of the Storm adalah MOBA yang menyegarkan karena menekankan kerja tim di atas keterampilan individu." – IGN
-
Smite
- Perspektif Orang Ketiga: Smite membedakan dirinya dengan perspektif orang ketiga, memberikan pengalaman bermain yang lebih imersif dan berorientasi pada aksi.
- Pantheon Dewa dan Dewi: Pemain mengendalikan dewa dan dewi dari berbagai mitologi, seperti Zeus, Thor, dan Anubis.
- Fokus pada Keterampilan Menembak: Karena perspektif orang ketiga, Smite menekankan keterampilan menembak dan kemampuan untuk menghindari serangan.
- Data: Smite memiliki lebih dari 30 juta pemain terdaftar di seluruh dunia.
-
Arena of Valor (AoV)
- MOBA Mobile Populer: AoV adalah salah satu game MOBA mobile paling populer di dunia, dengan jutaan pemain aktif setiap hari.
- Gameplay yang Dioptimalkan untuk Perangkat Seluler: AoV dirancang khusus untuk perangkat seluler, dengan kontrol sentuh yang responsif dan antarmuka yang ramah pengguna.
- Berbagai Mode Permainan: AoV menawarkan berbagai mode permainan, termasuk mode 5v5 klasik, mode 3v3, dan mode 1v1.
- Fakta: Arena of Valor adalah MOBA mobile pertama yang ditampilkan sebagai cabang olahraga di Asian Games.
-
Pokémon UNITE
- MOBA dengan Sentuhan Pokémon: Pokémon UNITE menggabungkan elemen MOBA dengan dunia Pokémon yang dicintai.
- Evolusi Pokémon: Pemain memulai permainan sebagai Pokémon dasar dan berevolusi menjadi bentuk yang lebih kuat saat mereka naik level.
- Fokus pada Pengumpulan Poin: Alih-alih menghancurkan markas musuh, pemain mencetak poin dengan mengumpulkan bola energi dan menyetorkannya ke zona gol musuh.
- Ramah Pemula: Pokémon UNITE dirancang agar mudah diakses oleh pemain baru, dengan mekanik permainan yang sederhana dan kurva pembelajaran yang landai.
-
Battlerite (Arena)
- Pertempuran Arena Berbasis Keterampilan: Battlerite (sekarang dikenal sebagai Arena) adalah MOBA arena yang berfokus pada pertempuran tim yang cepat dan intens.
- Tidak Ada Sistem Creep atau Laning: Tidak seperti MOBA tradisional, Battlerite tidak memiliki sistem creep atau laning. Pemain langsung terlibat dalam pertempuran.
- Penekanan pada Keterampilan Mekanik: Battlerite menekankan keterampilan mekanik, seperti membidik, menghindari serangan, dan menggunakan kemampuan pada waktu yang tepat.
- Putaran Singkat: Pertandingan di Battlerite relatif singkat, biasanya berlangsung antara 10 dan 15 menit.
3. Faktor yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih MOBA
Saat memilih MOBA alternatif, pertimbangkan faktor-faktor berikut:
- Gaya Bermain: Apakah Anda lebih suka MOBA yang kompleks dan strategis atau yang lebih sederhana dan berorientasi pada aksi?
- Komunitas: Apakah Anda mencari komunitas yang ramah dan suportif?
- Platform: Apakah Anda lebih suka bermain di PC, konsol, atau perangkat seluler?
- Grafis dan Estetika: Apakah Anda lebih menyukai gaya visual tertentu?
- Model Monetisasi: Apakah Anda bersedia membayar untuk konten dalam game?
Penutup
Meskipun Dota 2 dan League of Legends tetap menjadi kekuatan dominan di dunia MOBA, ada banyak alternatif yang menarik dan inovatif yang patut dijelajahi. Dari kerja tim strategis di Heroes of the Storm hingga pertempuran orang ketiga yang intens di Smite, ada MOBA di luar sana untuk setiap jenis pemain. Dengan mempertimbangkan preferensi pribadi Anda dan faktor-faktor yang telah disebutkan di atas, Anda dapat menemukan permata tersembunyi yang akan memberikan jam hiburan yang tak terhitung jumlahnya. Jadi, jangan takut untuk keluar dari zona nyaman Anda dan menjelajahi alam semesta MOBA yang luas dan beragam. Siapa tahu, Anda mungkin menemukan game favorit baru Anda!